Poin Penting
- Modus penipuan terbaru Shopee meliputi penyamaran sebagai CS di chat pribadi aplikasi dan program afiliasi palsu.
- Shopee menegaskan tidak pernah menghubungi pengguna lewat chat pribadi serta tidak memungut biaya pendaftaran program afiliasi resmi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Jakarta – Kejahatan siber terus berevolusi dengan modus yang semakin canggih. Pengguna e-commerce Shopee kini perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap pola penipuan terbaru.
Modus-modus ini memanfaatkan celah komunikasi dan janji keuntungan palsu. Informasi resmi dari Shopee mengonfirmasi beberapa skema penipuan mutakhir.
1. Modus Penipuan Berkedok Customer Service Palsu di Chat Aplikasi
Pelaku penipuan kini menyasar pengguna melalui fitur chat pribadi di dalam aplikasi Shopee. Mereka menyamar sebagai customer service (CS) dengan username hasil modifikasi nama.
Pesan yang dikirim seringkali bernada mendesak, seperti klaim “akun Anda terblokir” atau “akunmu dibatasi”. Pesan ini disertai tautan palsu untuk “pemulihan akun”.
Tautan tersebut berfungsi mencuri data pribadi dan mengambil alih akun korban secara tidak sah. Shopee menegaskan tidak memiliki akun resmi apa pun di fitur chat pribadi, dikutip dari ANTARA News pada 17 April 2026.
Fitur chat pribadi hanya diperuntukkan bagi komunikasi antar pengguna, penjual, atau kurir pengiriman. Komunikasi resmi dari Shopee terjadi jika pengguna menghubungi mereka terlebih dahulu melalui menu “Chat dengan Shopee” di Profil “Saya”.
2. Waspada Penipuan Berkedok Program Affiliate “VIP” Palsu
Modus lain yang marak adalah penipuan berkedok program afiliasi atau “affiliate” palsu. Pelaku menghubungi korban via aplikasi pesan atau media sosial menawarkan pekerjaan mudah.
Korban diminta menyelesaikan tugas sederhana seperti menyukai konten, berkomentar, atau membeli produk tertentu. Setelah itu, mereka akan diminta transfer uang.
Transfer ini disebut sebagai deposit atau biaya pendaftaran, dengan iming-iming komisi besar akan segera cair. Program afiliasi resmi e-commerce tidak pernah memungut biaya pendaftaran awal, menurut keterangan resmi Shopee yang dimuat ANTARA News pada 25 Maret 2026.
Modus ini sering menggunakan skema “VIP affiliate” dengan tabel perhitungan keuntungan palsu. Pelaku juga meniru logo lembaga resmi untuk meningkatkan kredibilitas penipuannya.
3. Pentingnya Verifikasi dan Kenali Ciri Khas Penipuan
Pengguna Shopee diimbau untuk selalu waspada terhadap tawaran atau pesan mencurigakan. Aktifkan verifikasi dua langkah sebagai lapisan keamanan tambahan pada akun.
Perbarui kata sandi secara rutin dan gunakan kombinasi yang kuat serta unik. Verifikasi informasi hanya melalui saluran resmi Shopee yang terverifikasi.
Saluran resmi termasuk akun WhatsApp dengan centang biru atau media sosial terverifikasi. Jangan pernah memberikan PIN, password, atau kode OTP kepada pihak mana pun.
Waspadai setiap permintaan pembayaran di awal untuk program afiliasi. Keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa modal juga patut dicurigai sebagai penipuan.
Byline: Arkantian, Tim Redaksi Senarai.co